Showing posts with label kampus. Show all posts
Showing posts with label kampus. Show all posts

August 15, 2012

Buka dan Sahur On The Road Bareng KPAJ


Jumat (10/8) lalu gue berkesempatan membantu kru KPAJ (Komunitas Peduli Anak Jalanan) yang sedang mengadakan acara Buka dan Sahur On The Road. Acara ini dipimpin langsung oleh saudara Dedy Puguh sekaligus pendiri KPAJ. Sebenarnya acaranya terbagi dua, berawal dari pembagian makanan berbuka untuk penghuni jalanan kota Bekasi yang kemudian dilanjutkan ke acara sahur on the road yaitu pembagian makanan sahur untuk penghuni beberapa ‘hot spot’ di kota Jakarta. Seperti Stasiun Tebet, Pasar Raya, Monas dan Lainnya. (yang ini gue aga lupa rutenya.) 

Setelah acara yang pertama, yaitu berbagi 100 kotak makanan berbuka ke beberapa daerah di Bekasi seperti di GOR Bekasi, Stasiun Bekasi, dan di Sekitaran Lampu Merah UNISMA, kami istirahat sejenak memersiapkan diri untuk lanjut ke acara sahur. Kami mulai dari mempacking baju bekas layak pakai ke dalam beberapa plastik kecil dengan berisi minimal 2-3 helai pakaian yang menghasilkan 160 bungkus lebih, menyelesaikan beberapa buku KPAJ, dan menyiapkan 100 kotak nasi lagi yang nantinya akan dibagikan kepada yang membutuhkan.

Kira-kira jam setengah dua pagi kami lepas landas dari UNISMA berawakan 10 motor, termasuk 2 motor sebagai guide dan blocker, (apalah istilahnya itu, intinya tugas 2 motor besar itu adalah untuk menjaga barisan konvoy, supaya stay in track. Kurang lebih begitu.) dan satu mobil sebagai pembawa amunisi. Ngomomg-ngomong pasukan kami datang dari komunitas yang berbeda, ada yang datang dari FORBIK UT (Forum Belajar Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka), ada juga yang datang dari HIMATRIS UNISMA (Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Islam 45 Bekasi) dan lainnya. (Yang belum kesebut nyusul ya..)

Well, ini adalah kali pertama gue ikut acara sahur on the road atau semacamnya. Dan yang bikin gue tercengang adalah pas mulai masuk daerah perkotaan Jakarta, di tiap pinggir jalan sudah banyak para penghuni jalanan yang standby seperti sudah diaba-abakan kalau kami akan lewat. Tapi kami tidak berhenti dan memberi makanannya. Sesaat kemudian gue baru tau kalau orang-orang itu memang sengaja nge-tem di jalanan biar dapat jatah makanan lebih banyak. Benar saja, ga lama berselang kami mulai bertemu pasukan konvoy lain yang jumlahnya 2X atau 20X lebih banyak dari pasukan kami. Intinya banyak banget!

Bayangkan saja, tiap ada yang konvoy lewat dan mereka dapat bagian, dikalikan banyaknya grup konvoy yang lewat. Salah satu kru KPAJ mengatakan bahwa mereka-mereka adalah orang yang berlebih, yang sebenarnya sudah dapat jatah banyak makanan dari tiap convoy yang lewat. Untung saja pasukan kami cukup bijak dengan menargetkan beberapa spot tak tersentuh di Jakarta. Jadi target pembagiannya pun tepat, mudah-mudahan ya Alloh..

Gue sempat shock ketika ketika kami berhenti di daerah Kampung Melayu (kalo ga salah, lupa lagi kan bagian ini. Payah ah.) Waktu mobil parkir di pinggir jalan, sejumlah anak kecil dan ibu-ibu mulai berdatangan dari segala penjuru. Pada awalnya pembagian makanan, pakaian, dan buku berlangsung tertib. Suasana mulai sedikit kacau saat masa bertambah dan berusaha menggambil sendiri makanannya. Beberapa kru KPAJ harus berjaga-jaga di sekeliling mobil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi syukurlah keadaan dengan mudah ditertibkan kembali.

Rencana awalnya begini, kami (panitia) akan sahur di Monas setelah itu langsung caw untuk beristirahat serta solat di Masjid Istiqlal. Tapi rencana berubah total karena kondisi Monas yang penuh sesak oleh orang-orang yang entah mereka sedang konvoy atau sekedar ingin melihat tugu putih yang berwarna-warni di kala gelap itu. Jadi rencana saur di Monas gagal pemirsa. 

Adalah seorang peserta konvoy yang ternyata kebelet pipis, dan orang itu adalah gue. Tadinya udah pada mau saur dipinggir jalan yang gelap tuh, berhubung yang kebelet pipis ga bisa pipis sembarangan, akhirnya terpaksalah dicarikan tempat yang sepatutnya, toilet umum. Tibalah kami di Pom Bensin (Daerahnya lupa, ga notice lagi gue.) Pom Bensin itu sekaligus jadi tempat istirahat dan tempat makan sahur panitia jadinya.

Kurang lebih jam 4 a.m kami bertolak lagi ke Bekasi sambil membagikan beberapa bungkusan pakaian yang hanya tiggal beberapa kepada orang-orang yang membutuhkan yang kami temui di jalan pulang. Setelah selesai, kami berkumpul sebentar di UNISMA untuk evaluasi dan berdoa karena acara berjalan sukses tanpa ada halangan yang berarti. Sekian laporan semi resmi dan semi ngaco versi Uki, yang waktu itu kebelet pipis. Okesip.

Sumpah, ga bakat jadi reporter gue -___-“
Share:

July 19, 2012

Gelar Jepang UI 2012

Gue cukup bahagia diajak sekelompok orang ini untuk datang ke acaranya Gelar Jepang UI di Depok, 15 Juli kemaren. Sebelum sampai ke tempat tujuan dimana sesungguhnya acara Jepang itu berlangsung, kami sempet nyasar gatau kemanaaa mah itu... -___-" Secara UI luas bet luas, ngalahin luas lapangan futsal Unisma sekalipun dikali 30.



Setelah jalan kaki muter-muter sekitar 2km lebih (pokoknya jauh banget) akhirnya sampai juga pada tempat yang dituju.  Masuk-masuk udah ada banyak stan penjual perlengkapan, aksesoris dan makanan khas Jepang. Semakin masuk kedalam, semakin gue menemukan orang-orang berkostum aneh. Mulai dari kostum Kamenraider yang paling rumit yang segala pake antena-antena, sampe Detective L yang cuma pake kaos oblong putih dan celana item sambil bawa-bawa buku. Karena capek muter-muter, akhirnya kita beli makan. Karena ga ada stan yang jual Nasi Padang, akhirnya kami membeli Okonomiyaki, Bento, Ramen dan lainnya. gue makan lahap, karena emang belum makan dari pagi, yang lain juga oke dengan makanannya, kecuali Aris. Dia ngomongin terus nasi padang dan memutuskan untuk tidak menghabiskan Okonomiyakinya. 'Gue heran, kenapa kalian doyan banget makanan kaya begini.' kata Aris. Kita berlima bertatap-tatapan, masih memutuskan siapa yang sebenarnya aneh disini.

 



dan makanan kami berakhir seperti ini..







In the rest of the day, kami hunting foto dengan beberapa cosplayer yang dianggap menarik. Kebanyakan gue jadi fotografernya, dan tidak ikut keliling untuk foto lagi setelah kaki lecet akibat salah pake sepatu. -___-" Tapi gue cukup bahagia karena kesempetan foto sama cosplayernya L. Mwihihihi...

Performance dari Band Obake cukup jadi penutup malam itu. Kami memutuskan untuk sign out dari kawasan Margonda sekitar jam 9 pm dan berakhir di atas kasurnya @selalucan. Nginep maksudnya.

Sekia.
Share:

May 22, 2012

#Day19 - Diskriminasi Tuh


Unisma's Security  (-_-) 9

Kemaren minggu abis liat Inobu atau Japan Festifal di SMA 1 Bekasi. Pulangnya sempet mampir sebentar ke kampus, dan pulangnya lewat gerbang samping Kalimalang. Disana saya bertemu dua orang bapak satpam sedang duduk-duduk di depan gedung pascasarjana. Saat saya tawari untuk difoto, mereka sangat bersemangat, sambil memasang pose malu-malu tapi menginginkan pencitraan yang garang . *Halah! 

Dan ternyata, pas diteliti ada diskriminasi yang terjadi antara kedua orang satpam tersebut. Bapak sebelah kanan yang bernama Suratna, badgenya bertuliskan ‘security’ sementara bapak yang bernama M. Soleh badgenya bertuliskan ‘satpam’. 

Lalu gue berspekulasi kalo penjaga keamanan yang berlabel security dalah penjaga bertarap internasional sedangkan yang masih pake label satpan masih bertaraf  nasional. -__-“
  
Oke hari ini postingan gue mulai ngaco. Sampai ketemu 2 x 24 jam kedepan. Bye.
Share:

May 18, 2012

#Day15 - We Are Cool!

Hell yeah! Walaupun ga masuk 16 besar di NUEDC 2012 di Cirebon kemaren, kalian tetap tampil keren!
tetep cool... *kedinginan*
waktu yang lain pulang, tetep sibuk prepare
tetep latihan malem-malem
tetep foto depan Unswagati
tetep makan lesehan
tetep makan nasi Jamblang
tetep narsis
tetep beli oleh-oleh sebelum pulang
tetep sama-sama, dan akan maju tahun depan

Terimakasih atas pengalamannya di Cirebon, semoga oleh-oleh tak ternilai ini jadi manfaat untuk kedepannya. *salamin satu satu*
Share: