Mungkin setiap orang punya sepenggal adegan istimewa yang
terekam dalam ingatan mereka yang ingin mereka ulang setiap kali ada
kesempatan. Entah adegan itu pernah terjadi, belum pernah terjadi, atau bahkan
tidak akan pernah terjadi sekalipun.
Adegan ini bisa berupa apa saja dan terjadi di mana saja. Adegan istimewa ini bisa saja terinspirasi dari adegan di sebuah film, atau adegan dalam sebuah narasi novel, atau mungkin dari mendengarkan cerita teman.
Saya sendiri belum pernah bertanya pada siapapun, apakah orang lain menyimpan adegan istimewa juga? Yang pasti saya punya. Saya sangat ingin sekali melakukan adengan ini, berkali-kali hingga saya menemukan adegan baru lainnya.
Adegan yang satu ini pasti selalu
terjadi di kendaraan yang melaju di jalanan bebas hambatan. Saya selalu ingin
duduk di bangku paling kanan, membuka jendela di sampingku lebar-lebar kemudian
membiarkan hangat sinar matahari pagi menembus dinginnya angin yang serta merta menampar
lembut kulit wajahku, masuk menelusup sela-sela rambut dan meniupkan kelembutan
tepat di ubun-ubun.
Alunan musik When Will I See Your Face Again atau High and Dry akan menelusup rongga telingaku lewat headphones yang menyumpal. Sambil menikmati udara pagi dan manisnya bau rumput segar yang baru di pangkas petugas jalan tol aku akan berguman "Ah, hidup*".
Adegan ini bisa berupa apa saja dan terjadi di mana saja. Adegan istimewa ini bisa saja terinspirasi dari adegan di sebuah film, atau adegan dalam sebuah narasi novel, atau mungkin dari mendengarkan cerita teman.
Saya sendiri belum pernah bertanya pada siapapun, apakah orang lain menyimpan adegan istimewa juga? Yang pasti saya punya. Saya sangat ingin sekali melakukan adengan ini, berkali-kali hingga saya menemukan adegan baru lainnya.
Alunan musik When Will I See Your Face Again atau High and Dry akan menelusup rongga telingaku lewat headphones yang menyumpal. Sambil menikmati udara pagi dan manisnya bau rumput segar yang baru di pangkas petugas jalan tol aku akan berguman "Ah, hidup*".
Terkadang, dengan membayangkan
adegan ini saja cukup membuat saya bahagia. Bahkan saat ada kesempatan masuk jalan
bebas hambatan dengan angkutan umum pun aku akan berusaha melakukannya. Tidak
sesuai dengan adegan diatas memang, tapi saya cukup bahagia hanya merasakan udara
berpolusi itu hinggap di jendela-jendela kaca yang tertutup.
Salah satu teman saya berkata bungee jumping adalah adegan favorite nya. Jadi, apa adeganmu?
Salah satu teman saya berkata bungee jumping adalah adegan favorite nya. Jadi, apa adeganmu?
*itu pas gumamnya berasa ga pas deh -__-" yaudahlahya...